Kuis Pertumbuhan dan Perkembangan
Uji Pemahamanmu tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup
📚 Ringkasan Materi
🌱 Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan: Perubahan yang bersifat kuantitatif (dapat diukur) seperti tinggi, berat, ukuran. Contoh: bertambah tinggi dari 150 cm menjadi 160 cm.
Perkembangan: Perubahan yang bersifat kualitatif (kematangan fungsi) seperti kemampuan berpikir, berbicara, bergerak. Contoh: bayi yang belajar berjalan.
Faktor yang Memengaruhi:
- Internal: Gen, hormon (auksin pada tumbuhan, testosteron/estrogen pada manusia)
- Eksternal: Cahaya, air, suhu, nutrisi, oksigen
Etiolasi: Pertumbuhan abnormal pada tanaman yang kekurangan cahaya (tumbuh tinggi, pucat, daun kecil).
Fototropisme: Pertumbuhan tanaman menuju cahaya karena hormon auksin lebih banyak di sisi gelap.
🦋 Metamorfosis & Perkembangan Manusia
Metamorfosis Sempurna: Telur → Larva → Pupa → Imago (dewasa). Contoh: kupu-kupu, nyamuk, kumbang.
Metamorfosis Tidak Sempurna: Telur → Nimfa → Imago (tanpa tahap pupa). Contoh: belalang, kecoak, capung.
Pubertas: Masa perubahan menuju dewasa (10-15 tahun)
- Ciri Primer: Perubahan organ reproduksi (menstruasi pada wanita, mimpi basah pada pria)
- Ciri Sekunder: Perubahan fisik lain (suara membesar, tumbuh jakun, payudara membesar)
Menopause: Berhentinya menstruasi pada wanita usia 45-55 tahun.
Perkembangan Embrio: Zigot → Morula → Blastula → Gastrula → Embrio → Janin.
🧠 Sistem Saraf & Indera
Bagian Otak:
- Cerebrum (Otak Besar): Pusat berpikir, ingatan, gerakan sadar
- Cerebellum (Otak Kecil): Mengatur keseimbangan dan koordinasi
- Medula Oblongata: Mengatur denyut jantung, pernapasan, refleks
Gerak Refleks: Respons otomatis tanpa melalui otak, hanya melalui sumsum tulang belakang. Contoh: menarik tangan dari benda panas.
Indera Penglihatan:
- Retina: Lapisan mata yang menangkap cahaya (sel batang & kerucut)
- Lensa: Memfokuskan cahaya agar bayangan jatuh tepat di retina
Hormon Tiroid: Mengatur metabolisme dan pertumbuhan tubuh.
👶 Sistem Reproduksi
Organ Reproduksi Wanita:
- Ovarium: Menghasilkan sel telur dan hormon estrogen/progesteron
- Tuba Falopi: Tempat terjadinya pembuahan
- Uterus: Tempat perkembangan janin
Hormon Reproduksi:
- FSH: Merangsang pematangan sel telur
- LH: Memicu ovulasi (pelepasan sel telur)
- Estrogen & Progesteron: Mengatur siklus menstruasi
Plasenta: Organ pertukaran nutrisi, oksigen, dan limbah antara ibu dan janin melalui tali pusar.
Jenis Perkembangbiakan:
- Ovipar: Bertelur di luar tubuh (ayam)
- Vivipar: Melahirkan (manusia)
- Ovovivipar: Telur menetas di dalam tubuh (hiu)
⚖️ Homeostasis
Homeostasis: Kemampuan tubuh mempertahankan keseimbangan kondisi internal.
Regulasi Gula Darah:
- Insulin: Menurunkan gula darah (glukosa → glikogen)
- Glukagon: Menaikkan gula darah (glikogen → glukosa)
Termoregulasi: Pengaturan suhu tubuh
- Panas: Kelenjar keringat mengeluarkan keringat → penguapan mendinginkan tubuh
- Dingin: Otot menggigil → kontraksi menghasilkan panas
💧 Tekanan & Fluida
Tekanan: P = F/A (Gaya dibagi Luas Permukaan). Semakin kecil luas, semakin besar tekanan.
Tekanan Hidrostatis: P = ρ × g × h. Tekanan dalam zat cair bergantung pada kedalaman.
Hukum Archimedes: Gaya apung = ρ × V × g. Benda terapung jika gaya apung > berat benda.
Kapilaritas: Air naik melawan gravitasi melalui pembuluh kecil karena:
- Adhesi: Gaya tarik antara air dan dinding pembuluh
- Kohesi: Gaya tarik antar molekul air
⚡ Listrik & Magnet
Rangkaian Seri: Arus sama di setiap komponen, jika satu rusak semua mati.
Rangkaian Paralel: Tegangan sama di setiap cabang, jika satu rusak yang lain tetap berfungsi. Digunakan di rumah!
Sifat Magnet:
- Kutub utara dan selatan tidak dapat dipisahkan
- Medan magnet terkuat di kedua kutub
- Jika magnet dipotong, setiap bagian tetap punya 2 kutub
Listrik Statis: Terjadi saat benda digosok → elektron berpindah → benda bermuatan.
☀️ Energi Terbarukan
Sel Surya (Solar Cell): Mengubah energi cahaya menjadi listrik melalui efek fotolistrik.
Efek Fotolistrik: Foton cahaya menumbuk permukaan semikonduktor → melepaskan elektron → menghasilkan arus listrik.
Keunggulan: Ramah lingkungan, terbarukan, tidak menghasilkan polusi.
💊 Zat Adiktif & Kesehatan
Zat Adiktif: Zat yang menyebabkan ketergantungan (kafein, nikotin, alkohol, narkoba).
Narkoba: Bagian dari zat adiktif yang diatur ketat oleh hukum karena bahaya kesehatan dan sosial.
Dampak: Kerusakan organ, gangguan mental, ketergantungan fisik dan psikologis.
Komentar
Posting Komentar